Janji - Membeli Buku

Janji.
Janji itu terkadang membuat kita merasa terjerat dan terlilit ya. Makanya saya lumayan jarang membuat janji. Sering kepikiraaan..
Tapiii.. kalau sudah membuat janji, tentu kita harus menepatinya. Siapa juga sih yang mau di-php? Nggak ada pasti. Lagi pula, ingkar janji adalah salah satu dari 3 ciri orang munafik. Pasti kita tak ingin kan dicap sebagai orang munafik?
Nah, dalam hal ini. Ada satu janji yang membuat saya teruuss kepikiran. Masalahnya saya sudah berjanji akan membeli buku-buku karangan Ibu Nurhayati Pujiastuti, salah satu guru menulis saya. Tapi saat itu, karena saya ingin sekalian membelinya agar irit ongkir, maka ditunda. Ditunda karena beberapa buku masih dalam proses terbit.
Sayangnya saat kemudian buku-buku terbit satu per satu, saya masih belum bisa membelinya. Kendalanya sih biasa... belum ada dana. Hehe..
Sampai nyaris setahun saya belum juga menghubungi Ibu Nur lagi untuk membeli bukunya. Meski begitu, kami masih suka berhubungan di grup menulis MJG. Tapii tetap saja rasanya tak enak.
Naah, akhirnya sekarang kesampaian deh membeli bukunya. Tadi malam baru saya inbox lagi Ibu Nur dan mengabarkan kalau saya aknman membeli bukunya. Ibu Nur pun mengatakan kalau bukunya masih ada stok. Hanya buku Princess Academy Rebutan Kucing yang habis. Saya pun memesan buku-buku lain yang masih ada di Ibu Nur.
Nanti saya update kalau bukunya sudah datang yaa..

Update
Rabu, 8 Februari 2017
Seorang teman, mbak Ruri Irawati, yang berlanggana Majalah Bobo, mengabarkan di grup Merah Jambu Gabungan (MJG) soal naskah saya yang terbit di Bobo. Teman-teman lain termasuk guru tercinta, Ibu Nur memberikan selamat. Bahkan senangnya, Ibu Nur membuat status juga soal naskah saya juga buku-buku yang saya pesan. Isinya seperti ini:

"http://kelas-merahjambu.blogspot.co.id/.
Salah satu hal yang paling menyenangkan dalam mengajar menulis adalah, ketika melihat satu persatu karya murid hadir di media.
Rasanya seperti kembali ditarik ke masa lalu. Ketika merasa pada titik putus asa, tapi di titik itu justru karya mulai menampakkan hasilnya.
Minggu ini ada karya Hamidah Jauhary di majalah Bobo.
Padahal baru beberapa hari yang lalu, Hamidah pesan buku untuk ditulisi pesan dan tanda tangan.
Untung semua bukunya saya beri pesan tentang menulis.
Semoga karya teman yang lain menyusul dimuat.
#Doa yang baik akan kembali pada si pemberi doa. Seperti juga doa yang buruk.
Kalimat itu diulang semalam oleh Sulung.
Mari berdoa yang baik saja.
Blog Merah Jambu semakin komplit loh isinya."



















Kan saya jadi excited karenanyaaa.. Seneng banget deeehh... Jadi tambah nggak sabar nungguin bukunya dataaangg..

Update
15 Februari 2017
Naah, bukunya sebenarnya sudah sampai sejak Kamis 9 Februari 2017. Tapi waktu itu tidak langsung saya foto. Baru kali ini berkesempatan memfotonya.

 



Ini buku-buku yang saya beli dari Ibu Nur (si bocah ikut mejeng, haha). Alhamdulillah.. Akhirnya bisa menuntaskan 1 janji untuk membeli buku Ibu Nur, haha..

Rasanya ploong banget yaa kalau 1 janji sudah kita penuhi. Benar kata orang, janji ada hutang yang harus dibayar. Jadi, kalau hutang kita sudah lunas, kita juga pasti akan merasa sangat lega, kan?



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan si Midah: Ulasan Drakor Lets Fight Ghost

Catatan si Midah: Ulasan Drakor Doctor Stranger

Lirik Lagu Geu Saram by Lee Seung Chul (OST Baker King / Bread, Love, and Dream)